Mangrove Forest Penajam Paser Utara, East Borneo, INDONESIA

MANGROVE FOREST
Kab. Penajam Paser Utara
East Borneo
Indonesia


Mangrove Forest is located on Jl. Kampung Baru Kel. Tanjung Kab. Penajam Paser Utara, East Kalimantan. If you want to go this tourist attraction who still fairly new and very popular in Penajam you can travel using by a motorcycle or car about 90 minutes from Penajam Harbour. And for those if you first time to come here, dont worry guyss.. because entrance fee is FREE 😊. 

There is only provided donation box for tourists who want to donate for the management of this tourist attraction. The beginning of development of this tourist attraction is estimated in 2016, and began to be inaugurated and promoted in 2017. And quickly the people visited this new tourist attraction,, because in Penajam there hasn't been mangrove forest attractions. 

The facilities provided in this tourist attraction is the toilet, parking area, gazebo and no less important is the photos area.
One of photos area at Mangrove Forest
Because this attraction is still new, so still need improvement and innovation that makes tourists interested to visit this mangrove forest attraction. According to the survey, tourists who visit here ranging from children, teenagers to the parents who certainly have a hobby of traveling. And the most widely done in this tourist attraction is taking pictures, so I think the manager should create a more interesting photo area again 😉😉

In addition, there is an area called "Padlock Love Mangrove" here the young people can express and perpetuate them love through the lock of love like in Korea and Paris 😃
Padlock Love Mangrove Forest Penajam




Gazebo at end of bridge with a medium sized
For tourist who visit is family and bring all members of theirs family, here is alse available gazebo as a resting place. In this mangrove forest attraction there have 3 gazebos; 2 gazebos at each end of bridge with a medium-sized and another large gazebo at the entrance. 
There is one more facility that can be used by tourists who are in the middle of the journey if we want to continue to the end of this mangrove forest bridge. This tower has a height of about 10 meters and that must be considered this tower only has a maximum capacity of 5 people only. So if you want to ride must first consider the existing rules for we're safety.. 👍👍👍
Tower at Mangrove Forest Penajam

Okke Travellers... Those information that I can gave about the attractions of Mangrove Forest Penajam Paser Utara. If there are any shortcomings or misinformation, I apologize for that 😟. Thank you.. 😁


*PESONA BENUO TAKA
#Pesona Indonesia
#Wonderfull Indonesia

Hutan Mangrove Penajam Paser Utara

Objek Wisata HUTAN MANGROVE KAB. PENAJAM PASER UTARA


Hutan Mangrove ini berada di jl. Kampung Baru Kel. Tanjung Kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Untuk menuju ke objek wisata yang masih terbilang baru dan lagi ngehits banget di PPU ini kalian bisa menempuh perjalanan menggunakan motor atau mobil sekitar 90 menit dari pelabuhan penajam. Dan bagi kalian yang baru pertama kali  datang kesini, jangan khawatir yaaa.. karena entrance fee (biaya masuk) disini  FREE or Gratisssss.. hehe ;) . Disini cuma disediakan kotak donasi bagi wisatawan yang berbaik hati ingin memberikan donasi untuk pengelolaan objek wisata ini.

Awal pembangunan objek wisata ini diperkiraan tahun 2016 lalu, dan mulai diresmikan dan dipromosikan ditahun 2017. Dan dengan cepat masyarakat PPU berkunjung ke objek wisata baru ini, karena di Penajam sendiri belum ada objek wisata hutan mangrove. 

Adapun fasilitas yang disediakan di objek wisata ini yaitu toilet, area parkir, gazebo dan yang tidak kalah penting adalah spot foto. 


spot foto favorit di hutan mangrove PPU 😄
Karena objek wisata ini masih baru, jadi masih perlu adanya perbaikan dan inovasi yang membuat wisatawan tertarik untuk mengunjungi objek wisata hutan mangrove ini. Menurut survei, wisatawan yang berkunjung kesini mulai dari anak-anak, remaja hingga para orang tua yang pastinya mempunyai hobi travelling. Dan yang paling banyak dilakukan di objek wisata ini adalah berfoto ria, jadi menurut saya pihak pengelola harus membuat area berfoto yang lebih menarik lagi 😉😉 . 

Selain itu, ada area yang bernama "Gembok Cinta Mangrove" disini para muda-mudi bisa mengekspresikan dan mengabadikan cinta lewat gembok cinta, seperti yang di Korea dan Paris ituu (ciee..cieeee 😂) 
Gembok Cinta Mangrove PPU

Bagi wisatawan yang berkunjung adalah keluarga dan membawa semua anggota keluarganya, disini juga tersedia gazebo sebagai tempat peristirahatan. 
Di objek wisata hutan mangrove ini ada 3 buah gazebo; 2 gazebo setiap ujung jembatan yang berukuran sedang dan 1 lagi gazebo ukuran yang besar yang berada di pintu masuk. 
Gazebo yang berada di ujung jembatan
Ada satu lagi fasilitas yang bisa digunakan wisatawan yaitu Menara Pantau yang berada di tengah perjalanan jika kita ingin meneruskan ke ujung jembatan hutan mangrove ini. Menara ini memiliki tinggi sekitar 10 meter dan yang harus diperhatikan menara ini hanya memiliki kapasitas maksimal 5 orang saja. Jadi kalau mau naik harus perhatikan dulu peraturan yang ada demi keselamatan bersama yaa 😊. 
Menara Pantau Hutan Mangrove PPU












Okkeyy travellers.. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan tentang objek wisata Hutan Mangrove Penajam Paser Utara. Jika ada kekurangan ataupun kesalahan info saya mohon maaf yaa dan mohon diperbaiki kesalahannya. Terima kasih 😊


*PESONA BENUO TAKA

"Pesona Indonesia"

"Wonderfull Indonesia"

Wisata ke Waduk Panji Sukarame di Tenggarong, Kutai Kartanegara

Waduk Panji Sukarame di Tenggarong Kab. Kutai Kartanegara

Waduk Panji Sukarame merupakan telaga alam yang terletak di daerah Rondong Demang, Kecamatan Tenggarong. Letaknya tak jauh dari Stadion Rondong Demang, yang menjadi tempat seremonial pembukaan Festival Erau dari tahun ke tahun. Telaga tersebut dibendung untuk keperluan persawahan bagi penduduk sekelilingnya. Pembendungan ini ternyata menciptakan sebuah danau buatan dengan panorama yang indah, dikelilingi kerimbunan hutan yang asri.


Danau buatan ini pun kemudian dikembangkan menjadi wahana wisata keluarga oleh pemerintah setempat. Bahkan, Waduk Panji Sukarame kemudian menjadi salah satu kawasan wisata andalan Kota Tenggarong. Wahana seluas 32 hektare ini memiliki sejumlah wahana rekreasi keluarga, di antaranya permainan sepeda air, flyingfox, dan becak mini. Bagi yang tertarik untuk bersantai dan menikmati keindahan alam, terdapat sebuah menara tempat pengunjung dapat melihat panorama sekeliling waduk secara lebih utuh.

Objek Wisata Waduk Panji Sukarame ini terletak di Kelurahan Panji Sukarame, Tenggarong, Kutai Kartanegara yang memiliki luas ± 70 Ha. Waduk ini hanya berjarak 3 km dari pusat kota di Kecamatan Tenggarong dan bersebelahan dengan objek wisata Museum Kayu. Objek wisata ini dikelola oleh pemerintah daerah setempat yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kutai Kartanegara. Pengawai yang bertugas di objek wisata ini adalah Pengawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honor lepas sejumlah 40 orang. Untuk pengamanan di objek wisata ini terdiri dari 15 orang satpam dan bertugas setiap hari 1 regu berjumlah 3 orang.
Tiket masuk untuk objek wisata ini yaitu :
  • Anak-anak       : Rp. 5.000,-
  • Dewasa           : Rp. 7.000,-
  • Parkir               : Roda 2 Rp. 2.000,-
  •                          Roda 4 Rp. 5.000,-
  •                          Bis Rp. 10.000,-
            Wisatawan yang berkunjung ke objek ini terdiri dari semua kalangan dari anak kecil, remaja maupun dewasa. Biasanya pengunjung mengadakan acara family gathering dari sekolah-sekolah maupun instansi-instansi yang ada di dalam maupun luar kota.

Wahana

Waduk Panji sukarame memiliki sejumlah wahana rekreasi keluarga, diantaranya ada permainan :


  • Sepeda air disini jumlahnya ada 7 sepeda, harga perorang Rp 10.000 dan sepeda air ini memuat 3-4 orang
  • Flying fox ini memiliki ketinggian 30 meter dengan panjang 150 meter. Harga untuk anak-anak Rp 10.000 dan  harga untuk dewasa Rp 15.000 untuk sekali meluncur. Bagi yang tertarik untuk bersantai dan menikmati keindahan alam, terdapat sebuah menara tempat pengunjung dapat melihat panorama sekeliling waduk secara utuh.
  • Menara memiliki ketinggian 21 meter dan memiliki 7 lantai dengan 110 anak tangga. Pada saat ini menara tersebut tidak dapat di pakai karena kondisi besi yang mulai kropos sejak tahun 2010
  • Dalam kawasan ini juga terdapat wahana Taman Anggrek Sendawar. Taman yang telah ada sejak tahun 1995 ini dapat menjadi tujuan bagi mereka yang ingin melihat salah satu kekayaan hayati yang di miliki alam Kalimantan, yaitu anggrek. Wahana seluas 2 Ha ini menjadi tempat budidaya 43 jenis anggrek yang di datangkan dari berbagai daerah di Kalimantan.

  • Kapal Peninggalan Bersejarah yang biasa digunakan untuk wahana spot foto wisatawan yang berkunjung. Kapal ini dulunya digunakan untuk transportasi masyarakat untuk menyebrang maupun membawa masyarakat yang  tinggal di hulu dan hilir sungai mahakam menuju ke Kota Tenggarong.

Fasilitas

Objek wisata tidak akan lengkap jika tidak memiliki fasilitas yang menunjangnya. Agar wisatawan merasa betah dan nyaman berada di objek wisata tersebut maka, waduk ini memiliki beberapa fasilitas yaitu :

  1. Toilet. Ada 4 toilet yang berada di sekitar Waduk Panji Sukarame ini. Sumber air disini diperoleh dari sumur bor yang dibuat oleh pihak pengelola.
  2. Gazebo. Kurang lebih 10 gazebo yang ada di objek ini, gazebo digunakan untuk tempat peristirahatan wisatawan karena waduk ini sangat luas dan wisatawan sangat membutuhkan tempat untuk beristirahat.
  3. Musholla. Berfungsi untuk tempat beribadah bagi umat muslim dan bisa sekaligus menjadi tempat peristirahatan.
  4. Cafetaria. Tempat bagi wisatawan yang ingin membeli makanan dan minuman setelah bermain di Waduk Panji Sukarame.
  5. Parkir. Luas area parkir yang dimiliki waduk ini ± 20 m x 10 m yang bisa memuat dari kendaraan roda dua seperti motor dan kendaraan roda 4 seperti mobil, bis dan lain-lainnya.
  6.  Area bermain untuk anak-anak. Area bermain ini dipergunakan untuk anak-anak yang tidak bermain di wahana yang tersedia dan dapat digunakan secara gratis. Beberapa permainan tersebut yaitu ayunan, kuda-kudaan, pelunsuran dan lain-lain.


"PESONA INDONESIA""WONDERFULL INDONESIA"

Kegiatan Gathering Mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda Jurusan Pariwisata di Bukit Bengkirai dan Pantai Tanah Merah Samboja


Kami Mahasiswa Polnes Jurusan Pariwisata pada tanggal 26 November 2016 melakukan kegiatan gathering bersama dengan Mahasiswa Baru (MaBa) di Bukit Bengkirai Km28 Balikpapan dan Pantai Tanah Merah Samboja. Pada saat itu saya masih di semester III dn MaBa semester I. Saya akan menceritakan dan memberikan info tentang kegiatan gathering di dua objek wisata tersebut.  Selamat membaca ;)  

Kegiatan gathering ini sebenarnya bukan hanya sekedar kegiatan yaa hehe.. kegiatan itu kami pilih sebagai tugas mata kuliah Pengantar MICE yang diberikan oleh dosen yang bersangkutan. Jadi bukan hanya sekedar acara ya, tapi juga sebagai tugas kuliah kami yang semester III dan kebetulan pada saat kegiatan tersebut saya sebagai sekretaris.



16 Nov 2016, sebelum berangkat kami berkumpul jam 06.00 pagi di Polnes dan transportasi yang kami gunakan adalah bis Polnes. Setelah mengabsen seluruh peserta yang ikut dan pembagian snack (makan pagi) kami langsung bersiap untuk berangkat ke Bukit Bengkirai. Seperti biasa sebelum berangkat, kami membaca doa terlebih dahulu.


Pukul 09.00 kami tiba di Bukit Bengkirai dan segera melakukan persiapan untuk Hiking (mendaki) menuju ke Canopy Bridge (Jembatan gantung) yang menjadi ciri khas objek wisata ini. Persiapan kami lakukan sekitar 30 menit dan setelah semua peserta siap, maka kami pun hiking yang di bimbing oleh guide yang berada di objek tersebut. 

Hiking kami lakukan selama sekitar 1 jam dan melewati jalan setapak yang di kelilingi dengan pohon-pohon besar. Selama melakukan hiking kami menemukan 3 pos tempat peristirahatan. Tidak terasa kami pun sampai di tempat tujuan kita yaituu Canopy Bridge (Jembatan gantung).

Now... saya akan menjelaskan sedikit tentang Canopy Bridge itu hehe. Canopy Bridge ini dibuat semenjak objek wisata Bukit Bengkirai ini dibuka jadi sudah ada sejak lama yaa (tidak tau tahunnya kapan :( im sorry ). Canopy Bridge ini terdiri dari 4 tower yang dibuat dengan menggunakan kayu ulin yang sangat dijamin kekuatannya. Sebagai jembatannya digunakan susunan dari besi-besi, rantai dan tali tambang yang dijadikan jembatan penghubung dari tower satu ke tower lainnya. Untuk menaiki Canopy Bridge ini kita harus membayar Rp. 25.000/orang/sekali naik. So.. jangan sampe tidak mencoba yaa teman-teman dan jangan lupa ambil foto yang bagus, ntar nyesal lohh hehee ;)

Setelah semua peserta naik Canopy Bridge dan istirahat sebentar, kami pun kembali ke lamin tempat peristirahatan kami. 
Sekitar pukul 11.30 kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanah Merah Samboja yang memerlukan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Setelah sampai di pantai samboja kami pun langsung makan siang bersama di pinggir pantai. Setelah makan siang bersama kami pun melanjutkan acara dengan bermain beberapa games. 
Games pertama yaitu Queen Ball, kami bermain di pinggir pantai yang memiliki pasir yang luas. Games kedua yaitu Challenge Rope yang kami lakukan tidak dipinggir pantainya tapi di bawah teduhnya pepohonan pinus yang ada di pantai samboja. Setelah semua games selesai, acara kami selanjutnya adalah free time.. jadi bisa yang mau foto-foto dan berenang dipantainya  yang kebetulan saat itu sedang pasang. 


Tepat pukul 17.00 kami pun bersiap untuk meninggalkan dan kembali ke Samarinda. Setelah semua peserta terkumpul, kami membuat video mannequin challenges (yang lagi ngehits pada saat itu hehe..) bersama seluruh peserta, panitia dan juga dosen yang ikut. 
sekitar pukul 17.30 kami pun meninggalkan pantai samboja dan menuju ke Samarinda/polnes.

Sekitar pukul 20.00 kami tiba di Polnes dan semua peserta kembali ke rumah masing-masing.
Nahh.. jadi kurang lebih seperti cerita kegiatan gathering kami. Jika info yang saya sampaikan ada yang salah atau kurang saya mohon maaf yaa.. Semoga bermanfaat sahabat travellers ;)))


Profil Kab. Penajam Paser Utara

Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi Kalimantan Timur. kabupaten ini bersebelahan dengan Kabupaten Paser dan bersebrangan dengan Kota Balikpapan. Kab. Penajam Paser Utara (PPU) memiliki 4 kecamatan yaitu :
  1. Kecamatan Penajam
  2. Kecamatan Waru
  3. Kecamatan Babulu laut dan Babulu darat
  4. Kecamatan Sepaku
ibukota Kab. PPU adalah Penajam yang dimana semua letak pemerintahannya di Kec. Penajam. 
saat ini Bupati PPU adalah Bapak Drs. HYusran Aspar, M.Si dengan wakil bupati Drs. H. Mustaqim MZ, MM. 




Untuk menuju Penajam butuh waktu tempuh sekitar +- 2 jam atau 20 km dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Untuk melakukan penyebrangan dari Balikpapan - Penajam bisa menggunakan dua cara yaitu menggunakan Kapal Ferry dan kapal kecil seperti klotok atau speedboat. waktu tempuh jika menggunakan Kapal Ferry selama 1 jam sedangkan jika menggunakan kapal klotok sekitar 15-20 menit. Untuk harga jika menggunakan kapal ferry beragam, mulai dari Rp. 30.000 - Rp.1.000.000an tergantung kendaraannya, sedangkan kapal klotok hanya membayar sebesar Rp. 10.000/org jika membawa kendaraan seperti motor harus membayar Rp.35.000/motor. jadi silahkan yaa pilih yang manaa :)))




Ada beberapa penginapan/hotel yang ada di Kab. PPU yaituu :


  1. Hotel Al- Banjari (lokasi di penajam dekat dengan pelabuhan dan SMAN 1 PPU)
  2. Hotel Sekumpul (lokasi di penajam)
  3. Hotel Kalimantan (lokasi dekat dengan Kantor Kemenag dan Kantor Dinas PPU)
  4. Hotel Ika (lokasi di Kel. Petung dekat dengen objek wisata pantai Tanjung Jumlai)
  5. Penginapan Silkar Indah (lokasi di pertigaan simpang petung dan penajam)
untuk harganya saya belum bisa beri tahu ya.. silahkan cek harga sendiri tapi yang pasti gak bikin kantong jebol kok hehe.. :)) 



Beberapa objek wisata yang ada di Kab. PPU yaitu :

  1. Pantai Tanjung Jumlai 
  2. Pantai Sipakario Nipah-nipah
  3. Penangkaran Rusa Desa Api-api
  4. Hutan Mangrove PPU
  5. Taman Bunga Roseline
  6. Wana wisata Api-api
  7. Waduk Sesulu 
  8. Air Terjun kec. sepaku


Untuk acara adatnya sendiri yaitu sering diadakannya Pesta Adat Belian (Nondoi). Acara adat ini merupakan milik asli suku paser. Suku Paser sendiri adalah salah satu bagian dari Suku Dayak yaitu dayak paser. Yang sejak dari dulu mendiami pelosok daerah penajam. Jadi suku yang melekat dengan Penajam yaitu Suku Dayak Paser. Saat ini Suku Paser sudah mulai berkurang dan keberadaannya pun sulit dijangkau dari pusat kota dan kebanyakan tinggal dipelosok :(. Dan berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa orang suku paser yang tidak mau mengakui/malu jika dia adalah orang asli paser, dikarenakan suku mereka yang mulai minoritas. Tidak ada ciri fisik yang khusus yang dimiliki suku ini, secara umum fisiknya sama saja dengan orang suku dayak lainnya. Saya mempelajarai suku paser sendiri itu dari orangtua perempuan (ibu) saya yang kebetulan adalah orang asli suku paser.

Nah.. sekarang ke bagian terakhir yaitu makanan khas PPU, menurut pengetahuan saya makanan khasnya sama saja dengan Kota Samarinda yaitu amplang, cuma ada yang beda yaitu memakai ikan bandeng. Dan yang lainnya saya masih mencari infonya tentang apa sebenarnya makanan paling khas dari penajam ? mungkin ada yang bisa menjawab.. hehee :)))

Blogger templates

I was born on Samarinda 3 March'97.I was studied at Politeknik Negeri Samarinda, Tourism Department

Diberdayakan oleh Blogger.
Argyle Creme Template © by beKreaTief | Copyright © Let's Travelling